SELAMAT DATANG DI BLOG TPP

Selamat datang di Blog Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Bima – Media informasi, Edukasi, koordinasi, dan publikasi kegiatan pendampingan desa.

Hot News

🔥 HOT NEWS

MENU HORISONTAL DASBORD

Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2026

Sosialisasi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Digelar di Desa Lamere

By DODDY AFRIANTO  —  27 August 2026 15:45  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Sosialisasi pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih digelar di Aula Kantor Desa Lamere, Rabu (26/8/2026), menindaklanjuti Surat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Nomor 005/334/06.14/2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi momentum penting bagi desa pesisir ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur perikanan terpadu demi kesejahteraan nelayan lokal.

Acara resmi dibuka langsung oleh Perangkat Desa Lamere dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis. Hadir dalam kegiatan tersebut Abdul Haris, S.H., M.H. selaku Sekretaris Desa mewakili Kepala Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, kontraktor pelaksana CV Kalembo Ade Mautama, serta pengurus Kopdes MP Lamere, Toga, Toma, dan Topa. Kehadiran seluruh elemen tersebut menunjukkan sinergi yang dibangun untuk mendukung kelancaran proyek nasional ini.

Latar belakang pelaksanaan sosialisasi ini tidak terlepas dari sejarah perjuangan Desa Lamere dalam memperoleh program ini. Tahun sebelumnya desa ini sempat gagal terpilih sebagai lokus pembangunan, namun pada tahun 2026 berhasil kembali terpilih berkat komitmen kuat dari seluruh komponen desa. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi mengenai rencana teknis, jadwal pelaksanaan, serta pembagian peran masing-masing pihak agar pembangunan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Dalam materi yang disampaikan, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan serta CV Kalembo Ade Mautama selaku kontraktor memaparkan rincian tahapan pembangunan yang rencananya dimulai bulan September 2026. Poin krusial yang disorot adalah penyerapan tenaga kerja lokal, di mana kontraktor berkomitmen memprioritaskan masyarakat Desa Lamere sebagai tenaga kerja utama. Hal ini diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi proyek.

"Menyambut program ini dengan sangat antusias. Pemerintah Desa, BPD, beserta masyarakat Lamere siap mendukung sepenuhnya program tersebut," ujar Abdul Haris, S.H., M.H. saat menyampaikan sambutan dan pernyataan sikap nama Pemerintah Desa. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak hanya bersifat ceremonial, melainkan akan diturunkan dalam kesiapan lahan, keamanan, serta ketertiban selama tahap konstruksi berlangsung guna menghindari hambatan teknis non-teknis.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Tajuddin, S.H., M.Si. selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima. "Selamat kepada Desa Lamere karena pada tahun 2026 ini Desa Lamere terpilih kembali sebagai desa yang mendapatkan program tersebut, yang mana tahun sebelumnya gagal. Berhasilnya Desa Lamere terpilih kembali karena begitu besarnya antusias dan perhatian Pemerintah Desa, BPD, beserta masyarakat Lamere," kata beliau. Kadis berharap semangat gotong royong ini terjaga hingga pembangunan rampung dan manfaatnya dirasakan langsung oleh nelayan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang produktif untuk menampung masukan teknis dan administratif dari para peserta. Sepakat dalam forum tersebut, seluruh pihak berkomitmen menjaga koordinasi intensif melalui grup komunikasi resmi serta pertemuan rutin pemantauan. Dengan fondasi kepercayaan dan kesiapan yang matang, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lamere dioptimistikan akan menjadi pilot proyek sukses yang berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup nelayan di Kabupaten Bima.

Selasa, 11 Agustus 2026

Percepatan Pengisian Data Indeks Desa Londu Tahun 2026

By REDAKSI  —  11 August 2026 06:13  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Akselerasi pengisian data Indeks Desa tahun 2026 menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Desa Londu, Kecamatan Lambitu, Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran perangkat desa, mulai dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, hingga tim pendata lapangan. Pertemuan yang berlangsung secara intensif ini kemudian dilanjutkan dengan sesi pendampingan teknis di kediaman Sekretaris Desa guna memastikan seluruh proses berjalan lancar. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah memantau progres penginputan data serta mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang dihadapi oleh tim di lapangan. Sinergi antara perangkat desa, pendamping lokal, dan tim pendata menjadi kunci utama dalam penyelesaian tugas ini.

Pendamping Lokal Desa membuka dashboard sistem untuk melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan capaian data Indeks Desa Londu. Langkah ini dilakukan agar setiap progres penginputan dapat terpantau secara real-time dan akurat. Selain itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten turut hadir untuk memberikan supervisi langsung terhadap dashboard tersebut. TAPM memberikan masukan teknis mengenai pengisian template Indeks Desa serta memberikan penjelasan mendalam terkait kolom-kolom data yang masih perlu dilengkapi.

Upaya percepatan ini dilakukan agar Desa Londu dapat menyajikan data yang valid dan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keberhasilan pengisian Indeks Desa ini sangat krusial karena akan menjadi potret nyata mengenai kemajuan dan profil pembangunan desa. Dengan data yang akurat, pemerintah desa dapat merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang. Oleh karena itu, koordinasi yang kuat antara pemerintah desa dan pendamping sangat diperlukan untuk menghindari keterlambatan penginputan.

Pendamping Lokal Desa, Saharudin, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh tahapan pendataan ini tepat waktu. "Pendampingan pengisian data Indeks Desa Londu akan diselesaikan sebelum tanggal 14 Agustus 2026 dan kami selalu siap bersama tim pendata desa untuk menyelesaikan data Indeks Desa Londu tahun 2026," ujar Saharudin jelas.

Melalui koordinasi yang terstruktur ini, diharapkan seluruh data Indeks Desa Londu tahun 2026 dapat terselesaikan dengan sempurna sebelum batas waktu yang ditentukan. Kehadiran TAPM Kabupaten memberikan rasa optimis bagi perangkat desa dalam menghadapi kompleksitas data yang harus diinput. Dengan berakhirnya seluruh proses penginputan ini, Desa Londu diharapkan memiliki profil data yang kuat sebagai landasan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Kamis, 30 Juli 2026

Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026 Desa Poja Dimulai

By DODDY AFRIANTO  —  30 July 2026 14:08  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pemerintah Desa Poja melakukan langkah strategis melalui kegiatan pemutakhiran data Indeks Desa Tahun 2026 guna memastikan validitas informasi sebagai fondasi pembangunan desa ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Poja, Kecamatan Sape, pada Kamis, 30 Juli 2026 ini difasilitasi oleh Pendamping Desa dan pendamping lokal desa dan  melibatkan berbagai elemen penting di tingkat desa. Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Desa, Sekretaris Desa, perangkat desa, hingga bidan desa untuk menyinkronkan data lapangan. Sinergi antarperangkat ini menjadi kunci utama dalam mengumpulkan informasi yang komprehensif. Seluruh rangkaian kegiatan difokuskan pada akurasi data sektoral yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Pelaksanaan pemutakhiran ini dilakukan melalui tahapan koordinasi intensif, verifikasi, serta validasi data secara bersama-sama. Para peserta melakukan pemeriksaan mendalam terhadap data yang telah ada guna menyesuaikannya dengan kondisi riil di lapangan saat ini. Proses ini mencakup pembaruan data kesehatan yang dikelola oleh bidan desa serta data administrasi kependudukan lainnya. Setelah seluruh data terkumpul, dilakukan pemeriksaan akhir yang ketat sebelum seluruh dokumen difinalisasi.

Tujuan utama dari pemutakhiran ini adalah untuk memastikan bahwa data Indeks Desa Tahun 2026 benar-benar akurat dan valid. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan desa yang lebih terukur. Selain itu, hasil pemutakhiran ini akan menentukan status perkembangan desa dalam skala nasional. Dengan data yang tepat, pemerintah desa dapat mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat secara lebih presisi.

Plt. Kepala Desa Poja, Bapak ARMIN, S.Sos, menegaskan pentingnya integritas data dalam proses ini. "Pemerintah Desa berkomitmen penuh untuk mendukung proses pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026 dengan menyediakan data yang akurat dan lengkap. Hal ini sangat penting agar hasil penilaian nantinya benar-benar mencerminkan kondisi riil di desa kita, sehingga menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat," ujar Bapak ARMIN, S.Sos.

Melalui pemutakhiran data yang berkualitas, diharapkan program-program pembangunan di Desa Poja dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Masyarakat akan merasakan dampak langsung dari perencanaan yang berbasis pada data yang nyata dan tidak dimanipulasi. Pemerintah desa berharap seluruh proses ini berjalan lancar demi kemajuan desa yang berkelanjutan. Akurasi data pada tahun 2026 ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan tata kelola pemerintahan desa di masa mendatang.

Rabu, 29 Juli 2026

Pembangunan Jembatan Desa Jia Perkuat Aksesibilitas Masyarakat Dusun Muhajirin

By Lukman PD Kec. Sape  —  29 July 2026 22:15  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pemerintah Desa Jia melaksanakan pendampingan pembangunan jembatan menggunakan dana desa tahun anggaran 2026 guna mengatasi hambatan akses transportasi warga di wilayah Dusun Muhajirin.

Kegiatan pembangunan infrastruktur ini berlangsung mulai tanggal 18 Juli hingga 29 Juli 2026 bertempat di wilayah RT 015 RW 09 Dusun Muhajirin. Pembangunan ini menjadi fokus utama pemerintah desa untuk menjawab permasalahan sosial yang selama ini dihadapi penduduk setempat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memutus isolasi wilayah saat kondisi cuaca ekstrem melanda. Melalui perencanaan yang matang, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Pembangunan jembatan ini didorong oleh kondisi geografis yang seringkali menyulitkan warga saat musim penghujan tiba. Selama ini, masyarakat di lokasi tersebut mengalami kendala besar ketika banjir datang karena tidak adanya akses jalan yang aman untuk menyeberang ke wilayah RT sebelah. Ketiadaan infrastruktur penghubung ini kerap menghambat mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pembangunan jembatan permanen ini menjadi prioritas untuk menjamin keamanan dan kenyamanan transportasi warga.

Pelaksanaan proyek ini melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif untuk memastikan kualitas bangunan yang optimal. Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bertugas sebagai pelaksana teknis di lapangan dengan pengawasan yang ketat. Selain itu, semangat gotong royong terlihat nyata dari keterlibatan masyarakat setempat yang turut serta membantu proses pengerjaan. Kehadiran mahasiswa KKN Unmbo angkatan ke IV juga memberikan dukungan tambahan dalam proses pendampingan kegiatan di lapangan.

Kepala Desa Jia, Sukri, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan langkah strategis pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. Pembangunan Jembatan Desa ini sangat membantu masyarakat Desa Jia sebagai akses untuk mempermudah dalam mengangkut hasil pertanian. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan distribusi hasil bumi dari lahan pertanian warga menuju pasar atau pusat ekonomi lainnya menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini tentu akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan petani di wilayah tersebut.

Melalui sinergi antara Pemerintah Desa, BPD, masyarakat, dan mahasiswa, diharapkan pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Keberhasilan pembangunan ini menjadi bukti nyata pentingnya koordinasi antar elemen masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur desa yang memadai. Pemerintah Desa Jia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pembangunan ini agar memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.

Selasa, 28 Juli 2026

Rapat Koordinasi Perkuat Tata Kelola BUMDes di Kabupaten Bima

By REDAKSI  —  28 July 2026 11:08  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Bima menggelar rapat koordinasi bersama para pendamping desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna mengoptimalkan peran ekonomi desa. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 27 Juli 2026 ini menjadi langkah strategis dalam mengevaluasi perkembangan usaha ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes di seluruh wilayah Kabupaten Bima. Melalui pertemuan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pendamping, dan pengelola unit usaha desa.

Pertemuan yang dipusatkan di Aula Kantor Dinas DPMDes Kabupaten Bima tersebut menghadirkan jajaran pejabat penting mulai dari Kepala Dinas DPMDes, Kepala Bidang Ekonomi, hingga staf teknis terkait. Turut hadir pula Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bima serta seluruh jajaran pendamping desa yang bertugas di lapangan. Fokus utama dalam diskusi ini adalah meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes, khususnya dalam hal strategi pemasaran hasil usaha dan pengelolaan unit usaha ketahanan pangan. Selain itu, aspek administrasi berupa pelaporan keuangan juga menjadi poin krusial yang dibahas secara mendalam.

Pelaksanaan rapat koordinasi ini menekankan pentingnya profesionalisme dalam mengelola unit usaha di tingkat desa. Agenda dimulai dengan penyampaian arahan mengenai maksud dan tujuan rapat serta arah kebijakan pengelolaan BUMDes yang sehat dan profesional. Para peserta diberikan pembekalan mengenai bagaimana membangun komitmen kuat di antara pengurus agar mampu menjalankan roda organisasi secara mandiri. Hal ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Ekonomi DPMDes Kabupaten Bima, Dr. Zuwaid, memberikan penekanan khusus mengenai prinsip dasar pengelolaan badan usaha milik desa. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah BUMDes tidak semata-mata diukur dari besarnya modal yang dimiliki oleh desa tersebut. "BUMDes yang kuat bukan hanya BUMDes yang memiliki modal yang besar, tetapi karena memiliki tata kelola yang jujur, administrasi yang tertib, dan pengurus yang bertanggung jawab," ujar Dr. Zuwaid saat memberikan arahan mewakili Kepala Dinas DPMDes Kabupaten Bima.

Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan pengurus BUMDes mampu menyajikan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan kepada masyarakat. Peningkatan kemampuan pemasaran juga diharapkan dapat mengangkat nilai jual produk-produk lokal hasil usaha desa ke pasar yang lebih luas. Dengan tata kelola yang profesional, BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang tangguh. Sinergi antara pendamping desa dan pengurus BUMDes menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Bima.

Sorotan Pendampingan Desa

PENGEMBANGAN SIPENA VERSI 2

Membangun Sistem Penulisan Berita Desa Berbasis AI dengan Google Apps Script, Spreadsheet, Blogger, dan OpenRouter  Dari Data Kegiatan Desa ...