BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Sosialisasi pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih digelar di Aula Kantor Desa Lamere, Rabu (26/8/2026), menindaklanjuti Surat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Nomor 005/334/06.14/2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi momentum penting bagi desa pesisir ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur perikanan terpadu demi kesejahteraan nelayan lokal.
Acara resmi dibuka langsung oleh Perangkat Desa Lamere dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis. Hadir dalam kegiatan tersebut Abdul Haris, S.H., M.H. selaku Sekretaris Desa mewakili Kepala Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, kontraktor pelaksana CV Kalembo Ade Mautama, serta pengurus Kopdes MP Lamere, Toga, Toma, dan Topa. Kehadiran seluruh elemen tersebut menunjukkan sinergi yang dibangun untuk mendukung kelancaran proyek nasional ini.
Latar belakang pelaksanaan sosialisasi ini tidak terlepas dari sejarah perjuangan Desa Lamere dalam memperoleh program ini. Tahun sebelumnya desa ini sempat gagal terpilih sebagai lokus pembangunan, namun pada tahun 2026 berhasil kembali terpilih berkat komitmen kuat dari seluruh komponen desa. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi mengenai rencana teknis, jadwal pelaksanaan, serta pembagian peran masing-masing pihak agar pembangunan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Dalam materi yang disampaikan, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan serta CV Kalembo Ade Mautama selaku kontraktor memaparkan rincian tahapan pembangunan yang rencananya dimulai bulan September 2026. Poin krusial yang disorot adalah penyerapan tenaga kerja lokal, di mana kontraktor berkomitmen memprioritaskan masyarakat Desa Lamere sebagai tenaga kerja utama. Hal ini diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi proyek.
"Menyambut program ini dengan sangat antusias. Pemerintah Desa, BPD, beserta masyarakat Lamere siap mendukung sepenuhnya program tersebut," ujar Abdul Haris, S.H., M.H. saat menyampaikan sambutan dan pernyataan sikap nama Pemerintah Desa. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak hanya bersifat ceremonial, melainkan akan diturunkan dalam kesiapan lahan, keamanan, serta ketertiban selama tahap konstruksi berlangsung guna menghindari hambatan teknis non-teknis.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Tajuddin, S.H., M.Si. selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima. "Selamat kepada Desa Lamere karena pada tahun 2026 ini Desa Lamere terpilih kembali sebagai desa yang mendapatkan program tersebut, yang mana tahun sebelumnya gagal. Berhasilnya Desa Lamere terpilih kembali karena begitu besarnya antusias dan perhatian Pemerintah Desa, BPD, beserta masyarakat Lamere," kata beliau. Kadis berharap semangat gotong royong ini terjaga hingga pembangunan rampung dan manfaatnya dirasakan langsung oleh nelayan.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang produktif untuk menampung masukan teknis dan administratif dari para peserta. Sepakat dalam forum tersebut, seluruh pihak berkomitmen menjaga koordinasi intensif melalui grup komunikasi resmi serta pertemuan rutin pemantauan. Dengan fondasi kepercayaan dan kesiapan yang matang, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lamere dioptimistikan akan menjadi pilot proyek sukses yang berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup nelayan di Kabupaten Bima.




