SELAMAT DATANG DI BLOG TPP

Selamat datang di Blog Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Bima – Media informasi, Edukasi, koordinasi, dan publikasi kegiatan pendampingan desa.

Hot News

🔥 HOT NEWS

MENU HORISONTAL DASBORD

Tampilkan postingan dengan label BIMTEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIMTEK. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2026

Rapat Koordinasi Perkuat Tata Kelola BUMDes di Kabupaten Bima

By REDAKSI  —  28 July 2026 11:08  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Bima menggelar rapat koordinasi bersama para pendamping desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna mengoptimalkan peran ekonomi desa. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 27 Juli 2026 ini menjadi langkah strategis dalam mengevaluasi perkembangan usaha ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes di seluruh wilayah Kabupaten Bima. Melalui pertemuan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pendamping, dan pengelola unit usaha desa.

Pertemuan yang dipusatkan di Aula Kantor Dinas DPMDes Kabupaten Bima tersebut menghadirkan jajaran pejabat penting mulai dari Kepala Dinas DPMDes, Kepala Bidang Ekonomi, hingga staf teknis terkait. Turut hadir pula Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bima serta seluruh jajaran pendamping desa yang bertugas di lapangan. Fokus utama dalam diskusi ini adalah meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes, khususnya dalam hal strategi pemasaran hasil usaha dan pengelolaan unit usaha ketahanan pangan. Selain itu, aspek administrasi berupa pelaporan keuangan juga menjadi poin krusial yang dibahas secara mendalam.

Pelaksanaan rapat koordinasi ini menekankan pentingnya profesionalisme dalam mengelola unit usaha di tingkat desa. Agenda dimulai dengan penyampaian arahan mengenai maksud dan tujuan rapat serta arah kebijakan pengelolaan BUMDes yang sehat dan profesional. Para peserta diberikan pembekalan mengenai bagaimana membangun komitmen kuat di antara pengurus agar mampu menjalankan roda organisasi secara mandiri. Hal ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Ekonomi DPMDes Kabupaten Bima, Dr. Zuwaid, memberikan penekanan khusus mengenai prinsip dasar pengelolaan badan usaha milik desa. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah BUMDes tidak semata-mata diukur dari besarnya modal yang dimiliki oleh desa tersebut. "BUMDes yang kuat bukan hanya BUMDes yang memiliki modal yang besar, tetapi karena memiliki tata kelola yang jujur, administrasi yang tertib, dan pengurus yang bertanggung jawab," ujar Dr. Zuwaid saat memberikan arahan mewakili Kepala Dinas DPMDes Kabupaten Bima.

Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan pengurus BUMDes mampu menyajikan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan kepada masyarakat. Peningkatan kemampuan pemasaran juga diharapkan dapat mengangkat nilai jual produk-produk lokal hasil usaha desa ke pasar yang lebih luas. Dengan tata kelola yang profesional, BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang tangguh. Sinergi antara pendamping desa dan pengurus BUMDes menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Bima.

Kamis, 23 Juli 2026

OJT Indeks Desa dan Laporan Dana Desa Perkuat Akuntabilitas

By REDAKSI  —  23 July 2026 16:23  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pendamping desa di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu mengikuti kegiatan On the Job Training (OJT) Indeks Desa 2026 serta penyusunan laporan APBDes dan Dana Desa di Kantor Camat Sape, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan para pendamping desa dan pemerintah desa mampu melakukan proses pendataan, pelaporan, serta analisis secara benar, seragam, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui metode pelatihan langsung di lapangan, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dalam pengisian Indeks Desa serta penyusunan laporan pemanfaatan Dana Desa secara akurat. Hal ini sangat krusial guna menjamin validitas data yang diinput agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara administratif. Selain itu, kegiatan ini berfungsi untuk menyamakan pemahaman mengenai indikator Indeks Desa, tata cara pengisian aplikasi, serta mekanisme pelaporan Dana Desa secara menyeluruh.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Seksi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kasie Fispra) Kecamatan Sape sebagai perwakilan Camat Sape. Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai berbagai agenda pendampingan serta tahapan perencanaan pembangunan desa untuk persiapan Musyawarah Desa (Musdes) perencanaan tahun 2026. Fokus utama pembahasan juga mencakup teknis pendataan Indeks Desa tahun 2026 agar selaras dengan target pembangunan daerah. Sesi ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyinkronkan rencana kerja pemerintah desa dengan program pendampingan di tingkat kecamatan.

Memasuki agenda inti, Tim Advance Pendamping Desa (TAPM) Kabupaten Bima memberikan bimbingan teknis terkait data laporan APBDes Kecamatan Sape. Dalam sesi tersebut, TAPM melakukan koreksi dan evaluasi terhadap laporan yang telah disusun oleh pendamping, serta memberikan masukan serta saran perbaikan yang diperlukan. Setelah evaluasi laporan APBDes, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi laporan pemanfaatan Dana Desa tahun 2026. Para pendamping kemudian mempraktikkan secara langsung cara melakukan perbaikan laporan berdasarkan arahan dari TAPM guna menghindari kekeliruan di masa mendatang.

Pada sesi terakhir, Susanto Saputro selaku Koordinator TAPM Kabupaten Bima memberikan bimbingan teknis mengenai tata cara penginputan dan pengelolaan data Indeks Desa Membangun tahun 2026 melalui tautan resmi aplikasi Indeks Desa. Peserta diberikan panduan mulai dari cara mengakses dasbor Indeks Desa, mempelajari isi menu, hingga teknik pengisian formulir pendataan. Sebagai penutup, dibahas pula mengenai Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) terkait perencanaan pembangunan desa, pelaksanaan Indeks Desa 2026, serta manajemen pelaporan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi kualitas pendampingan di tingkat akar rumput melalui peningkatan kompetensi teknis para pendamping. Dody, selaku perwakilan Pendamping Lokal Desa (PLD), menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pendamping dalam memahami tata cara pengisian data yang kompleks. "Kegiatan On the Job Training ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai Pendamping Lokal Desa. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara pengisian Indeks Desa, penyusunan laporan pemanfaatan Dana Desa, serta penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. OJT menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas pendamping sehingga proses pendampingan kepada pemerintah desa dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan sesuai dengan ketentuan. Kami berkomitmen untuk menerapkan hasil OJT dalam mendukung terwujudnya tata kelola Dana Desa yang akuntabel, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat desa," ujar Dody.

Sorotan Pendampingan Desa

PENGEMBANGAN SIPENA VERSI 2

Membangun Sistem Penulisan Berita Desa Berbasis AI dengan Google Apps Script, Spreadsheet, Blogger, dan OpenRouter  Dari Data Kegiatan Desa ...