BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Kabupaten Bima digelar di Kantor Desa Penapali, Kecamatan Woha, Senin (14/9/2026) pukul 09.30 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat vertikal dan horizontal guna mengukur kapasitas kader dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.
Pelaksanaan lomba dikoordinasikan oleh Dinas Pemerintah Desa (DPMDesa) Kabupaten Bima bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Pemerintah Kecamatan Woha, serta Puskesmas Woha. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Desa Penapali dan TP-PKK Desa Penapali menyediakan sarana serta prasarana guna memastikan berjalannya rangkaian penilaian dengan tertib dan lancar. Kader Posyandu Desa Penapali menjadi subjek penilaian utama dalam ajang kompetisi ini.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Woha, IRFAN H. M. NOR, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat komunitas. "Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam menerapkan 6 SPM kepada Masyarakat yang mengikuti Setiap kegiatan posyandu yang ada di Desa Penapali serta kepedulian masyarakat terhadap kesehatan bagi masyarakat khususnya Ibu Hamil, Para remaja, bayi balita serta para Lanjut Usia (Lansia)," ujar Camat Woha IRFAN H. M. NOR, S.Sos.
Kepala Dinas Pemerintah Desa (DPMDesa) Kabupaten Bima dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif penggelaran lomba ini sebagai wujud nyata penguatan sistem kesehatan berbasis desa. Ia menyoroti bahwa penilaian berbasis 6 SPM mencakup aspek administrasi, pelayanan medis, hingga pencatatan data yang akurat. Hal ini diharapkan mendorong kader untuk senantiasa memperbarui kompetensi dan mengikuti standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah pusat dan daerah.
Latar belakang pelaksanaan lomba ini berkaitan erat dengan upaya percepatan pencapaian indikator kesehatan masyarakat, khususnya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan cakupan imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang balita. Melalui mekanisme lomba, diharapkan timbul semangat sehat bersaing antar posyandu di wilayah Kabupaten Bima secara keseluruhan. Masyarakat Desa Penapali yang hadir menyaksikan juga mendapat edukasi langsung terkait manfaat posyandu bagi kelompok sasaran prioritas.
Penutupan kegiatan ditandai dengan pengumuman hasil penilaian dan pemberian penghargaan bagi posyandu berprestasi. Pemerintah Desa Penapali berkomitmen untuk menjadikan momentum ini sebagai landasan perbaikan berkelanjutan mutu pelayanan posyandu di wilayahnya. Diharapkan, output dari lomba ini tidak berhenti pada pemberian piagam, melainkan terealisasinya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat desa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar