BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pendampingan persiapan lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Kabupaten Bima digelar guna memperkuat kesiapan kader Posyandu Mawar Desa Kambilo menghadapi ajang kompetisi tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kamis (17/9/2026) itu dihadiri oleh Perangkat Pemerintah Desa, petugas Puskesmas Wawo, Pendamping Desa , TAPM Kbupaten Bima , serta pengurus PKK Desa dan PKK Kecamatan. Selama proses pendampingan, peserta mengikuti serangkaian simulasi dan pembahasan teknis terkait penilaian enam standar pelayanan minimal yang menjadi tolok ukur lomba. Kegiatan berlangsung interaktif dengan pembagian tugas per tim guna memastikan setiap aspek administrasi hingga pelayanan lapangan sudah sesuai standar.
Lebih dari sekadar persiapan lomba, kegiatan ini bertujuan mendasar untuk pembenahan dan peningkatan kualitas kader dalam mengelola organisasi Posyandu di tingkat desa. Melalui pendampingan intensif ini, diharapkan kader Posyandu Mawar mampu memperbaiki tata kelola administrasi, pencatatan data kesehatan, serta pelaksanaan pelayanan dasar kepada balita, ibu hamil, dan lansia. Upaya ini selaras dengan mandat peraturan perundang-undangan terbaru yang menuntut transformasi fungsi Posyandu.
Latar belakang pelaksanaan pendampingan ini tidak terlepas dari penerapan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Ketentuan baru tersebut mengeluaskan cakupan Posyandu tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, melainkan mencakup bidang pendidikan, pekerjaan umum, perkim, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga sosial. Hal ini menuntut peningkatan kapasitas kader yang lebih komprehensif dan terstruktur.
Sekdes Kambilo, Al-Farabi, SE mengapresiasi adanya momentum lomba ini sebagai dorongan perubahan. "Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan Lomba Posyandu ini, khususnya Lomba Posyandu 6 SPM ini, karena berdasarkan Ketentuan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Posyandu tidak hanya berbicara masalah kesehatan, namun jauh melebihi hal yang demikian, misalnya bidang pendidikan, Pekerjaan Umum, perkim, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat dan Sosial," ujarnya. Ia menambahkan bahwa pendampingan ini menjadi momentum emas untuk menyelaraskan praktik lapangan dengan regulasi nasional yang baru.
Dengan berakhirnya serangkaian pendampingan ini, Perangkat Desa dan Puskesmas Wawo berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap kesiapan Posyandu Mawar. Diharapkan, kerja sama sinergis antara Pemerintah Desa, Puskesmas, dan PKK mampu membawakan Desa Kambilo meraih prestasi gemilang di tingkat Kabupaten Bima, sekaligus menjadikan Posyandu Mawar sebagai teladan pengelolaan Posyandu berbasis 6 SPM yang berkualitas di Kecamatan Wawo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar