SELAMAT DATANG DI BLOG TPP

Selamat datang di Blog Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Bima – Media informasi, Edukasi, koordinasi, dan publikasi kegiatan pendampingan desa.

Hot News

🔥 HOT NEWS

MENU HORISONTAL DASBORD

Selasa, 21 Juli 2026

Perkembangan usaha Budidaya ayam petelur Bumdes Gaya Baru Desa Hidirasa Kec. Wera

By REDAKSI  —  21 July 2026 13:48  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pendamping kec wera bersama Direktur BUMDes Gaya Baru Desa Hidirasa melakukan monitoring langsung terhadap perkembangan usaha budidaya ayam petelur guna memastikan keberlanjutan dan produktivitas unit usaha tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara teknis serta mengevaluasi seluruh rangkaian proses produksi yang sedang berjalan di lapangan. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan manajemen usaha tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Melalui pemantauan rutin, diharapkan kendala di lapangan dapat segera teridentifikasi dan ditangani dengan tepat.

Pelaksanaan kegiatan monitoring ini berlangsung di sekretariat BUMDes Gaya Baru pada Selasa, 21 Juli 2026. Dalam kunjungannya, tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi kandang ayam untuk melihat kondisi fisik ternak secara mendetail. Selain melihat kondisi ternak, dilakukan pula pengecekan terhadap hasil produksi telur harian guna memantau tingkat produktivitas ayam. Pengurus juga memeriksa ketersediaan stok telur di gudang penyimpanan untuk memastikan manajemen logistik berjalan dengan baik.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait guna mendapatkan hasil evaluasi yang komprehensif dan profesional. Peserta yang hadir meliputi jajaran pengurus BUMDes Gaya Baru, Pendamping Lokal Desa, Pendamping Desa, hingga Tenaga Ahli. Kehadiran para ahli ini bertujuan untuk memberikan masukan teknis terkait manajemen pemeliharaan dan pengembangan usaha. Diskusi mendalam juga dilakukan bersama pengurus mengenai strategi pemasaran telur ayam agar jangkauan pasar semakin luas. Selain itu, pembahasan difokuskan pada upaya peningkatan ukuran telur agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.

Direktur BUMDes Gaya Baru, Syahrir, menyatakan bahwa sektor budidaya ini memiliki potensi ekonomi yang sangat besar bagi desa. "Usaha ayam petelur ini sangat menarik dan insya Allah ke depan akan dilakukan pengembangan usaha dengan menambahkan volume ayam petelur. Hal ini bertujuan agar kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Hidirasa serta masyarakat di desa tetangga," ujar Syahrir.

Melalui pengembangan kapasitas produksi ini, diharapkan BUMDes Gaya Baru dapat menjadi pemasok utama kebutuhan protein hewani bagi warga lokal. Keberhasilan usaha ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui penguatan ekonomi desa. Fokus utama saat ini adalah menjaga kualitas produksi dan konsistensi ketersediaan stok telur di masyarakat. Dengan manajemen yang profesional, BUMDes Gaya Baru optimis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Desa Hidirasa.

Persiapan MTQ ke-20 Desa Lamere Fokus Pembinaan Generasi Qur'ani

By REDAKSI  —  21 July 2026 11:28  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pemerintah Desa Lamere menggelar rapat koordinasi pembentukan panitia Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-20 tingkat desa guna mempersiapkan syiar Islam di wilayah tersebut. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menyusun teknis pelaksanaan kegiatan keagamaan yang menjadi agenda penting bagi masyarakat setempat. Musyawarah ini diharapkan mampu menyatukan visi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan perhelatan suci tersebut. Melalui koordinasi yang matang, diharapkan kegiatan dapat berjalan lancar meskipun terdapat tantangan dari sisi anggaran.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Lamere pada Selasa, 21 Juli 2026 ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan desa. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Lamere beserta jajaran perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, serta Pendamping Lokal Desa (PLD). Selain itu, partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh Kepala SDN Lamere, para tokoh agama, Imam Mesjid, serta tokoh masyarakat dan pemuda. Perwakilan RT dan RW, Ketua LPM, PKK, Karang Taruna, hingga mahasiswa KKN dari UGM dan Muhammadiyah turut hadir memberikan kontribusi pemikiran.

Musyawarah dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa, Sekretaris BPD, dan Pendamping Lokal Desa sebelum memasuki agenda inti. Fokus utama pembahasan adalah pembentukan susunan panitia pelaksana MTQ ke-20 Tahun 2026 serta penyepakatan teknis pelaksanaan kegiatan. Peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan usul, saran, serta mendiskusikan tindak lanjut persiapan yang akan dipusatkan di Dusun Tengah. Hal ini dilakukan agar seluruh tahapan persiapan dapat terpantau secara transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Fajiadin H. Kader selaku Kepala Desa Lamere menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat terkait keterbatasan dana. "Kami memohon permakluman kepada masyarakat karena pelaksanaan MTQ ke-20 tahun 2026 ini tidak dapat semeriah tahun sebelumnya akibat adanya keterbatasan anggaran Dana Desa yang tersedia sebesar Rp17.360.000," ujar Kepala Desa.

Keterbatasan anggaran tersebut berdampak pada penyesuaian teknis kegiatan, termasuk pengurangan beberapa cabang lomba dan besaran hadiah. Sekretaris BPD, Arif Rahman, mengonfirmasi hal tersebut dan mengajak seluruh warga untuk tetap memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara. Sementara itu, Pendamping Lokal Desa, Doddy Afrianto, menekankan bahwa esensi utama kegiatan ini adalah sebagai sarana syiar Islam dan pembinaan generasi Qur'ani. Menurutnya, keberhasilan agenda mulia ini merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur masyarakat desa.

Menanggapi dinamika tersebut, tokoh masyarakat, Hamade, memberikan usulan agar peran pemuda dioptimalkan dalam kepanitiaan. Ia berharap adanya inovasi dalam pemenuhan kebutuhan hadiah melalui partisipasi sukarela masyarakat maupun para donatur. Langkah ini diharapkan dapat menutupi celah kekurangan anggaran sehingga kualitas kegiatan tetap terjaga. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan MTQ ke-20 tetap menjadi momentum penguatan nilai-nilai religius di Desa Lamere.

Peningkatan Kapasitas TPP Kecamatan Wera Melalui On The Job Training

By REDAKSI  —  21 July 2026 11:23  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pemerintah Desa Hidirasa menggelar kegiatan On The Job Training (OJT) penginputan laporan APBDes, pemanfaatan Dana Desa, serta laporan sosial budaya guna meningkatkan akurasi data laporan keuangan desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026 di Kantor Desa Hidirasa ini melibatkan tenaga ahli dari Kabupaten Bima sebagai narasumber utama. Selain itu, pendamping desa dan pendamping lokal desa turut hadir untuk mendampingi proses teknis penginputan data. Fokus utama pelatihan ini adalah memastikan seluruh laporan keuangan dan sosial budaya tersusun secara sistematis. Melalui pendampingan intensif ini, diharapkan seluruh administrasi desa memenuhi standar yang ditetapkan.

Proses pelatihan dimulai dengan penjelasan mendalam dari tenaga ahli mengenai metode pengambilan data dari file Siskeudes. Peserta diajarkan cara mengambil lampiran penting seperti lampiran APBDes 1c, 1b, serta ringkasan APBDes berdasarkan sumber anggaran, baik Dana Desa maupun ADD. Teknik pemindahan data dari sistem Siskeudes ke format file XLS juga menjadi materi krusial. Langkah ini bertujuan agar data dapat dimasukkan ke dalam template laporan AOBDes versi XLS dengan akurat.

Selain fokus pada laporan keuangan, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengisian laporan pemanfaatan Dana Desa berdasarkan data APBDes versi XLS. Hal ini dilakukan secara teknis untuk mencegah terjadinya kesalahan input maupun anomali data pada laporan akhir. Selain itu, tenaga ahli memberikan instruksi mengenai cara pelaporan data sosial budaya melalui Google Form yang dikirimkan oleh pemerintah provinsi. Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan dengan sangat baik dan penuh partisipasi aktif dari seluruh peserta.

Kegiatan ini memberikan dampak langsung terhadap efisiensi kerja perangkat desa dalam mengelola data laporan. Hasil dari pelatihan ini dibuktikan dengan berhasilnya pengunggahan data laporan APBDes pada sistem laporan kabupaten serta penyelesaian laporan pemanfaatan Dana Desa di Desa Hidirasa. Dengan adanya pelatihan ini, pengelolaan data desa menjadi lebih terintegrasi dan minim kesalahan teknis.

Pendamping Lokal Desa, Ilham, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pelatihan teknis ini. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami pendamping di Kecamatan Wera karena selain menambah wawasan dan kapasitas, juga memberikan ilmu kepada pendamping dalam mengelola data-data laporan untuk kebutuhan program P3MD. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat sering dilaksanakan di setiap kecamatan," ujar Ilham.

Senin, 20 Juli 2026

Pemerintah Desa Piong Pastikan Distribusi PMT Posyandu Berjalan Optimal

By REDAKSI  —  20 July 2026 21:59  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pemerintah Desa Piong melakukan pemantauan intensif terhadap pelaksanaan kegiatan Posyandu guna memastikan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita berjalan sesuai target.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026 ini menyasar kelompok rentan di wilayah Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Fokus utama dalam agenda ini adalah memastikan distribusi PMT yang bersumber dari anggaran Dana Desa tahun anggaran 2026 tepat sasaran. Seluruh rangkaian kegiatan dipastikan berjalan lancar dengan melibatkan sinergi antara berbagai elemen perangkat desa dan tenaga kesehatan.

Pelaksanaan di lapangan melibatkan kolaborasi aktif antara para kader Posyandu, kader KPM, serta operator SIP sebagai pengelola data. Para kader Posyandu secara telaten melayani para ibu hamil, ibu menyusui, hingga bayi dan balita di lokasi. Dalam pelayanannya, petugas memastikan penerapan 6 langkah pelaksanaan Posyandu telah berjalan secara komprehensif sesuai standar kesehatan. Hal ini dilakukan untuk menjamin setiap anak dan ibu mendapatkan hak nutrisi serta pemantauan kesehatan yang maksimal.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan pemerintah desa terhadap perintah peraturan dan perundang-undangan yang berlaku terkait penguatan kesehatan masyarakat. Melalui pemantauan ini, diharapkan angka kesehatan ibu dan anak di Desa Piong dapat terus meningkat secara signifikan. Selain itu, penggunaan anggaran Dana Desa untuk sektor nutrisi ini diharapkan mampu menekan risiko stunting di tingkat desa. Dengan pendataan yang akurat oleh operator SIP, seluruh intervensi gizi dapat terdokumentasi dengan sangat baik.

Penjabat Kepala Desa Piong, DATURAHMAN,SE, menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam program ini. Beliau berharap agar kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan di tingkat desa terus meningkat dari waktu ke waktu. "Kami mengimbau agar kehadiran para ibu hamil, ibu menyusui, bayi, serta balita di tempat-tempat posyandu terus ditingkatkan lagi. Hal ini sangat penting demi memastikan pertumbuhan anak-anak kita terpantau dengan baik," ujar Kepala Desa.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, Pemerintah Desa Piong berkomitmen untuk terus mengawal setiap program kesehatan masyarakat. Sinergi antara kader dan pemerintah desa menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di wilayah ini. Melalui pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan kesejahteraan masyarakat Desa Piong dapat tercapai secara merata dan berkelanjutan.

Jumat, 17 Juli 2026

SIPENA DESA (Sistem Penulisan Berita Desa Otomatis)

Mengubah Daily Report Menjadi Berita Publikasi Pembangunan Desa 

SIPENA DESA (Sistem Penulisan Berita Desa Otomatis) merupakan sebuah inovasi digital yang dikembangkan untuk mentransformasikan Daily Report Pendamping Desa menjadi berita yang informatif, sistematis, dan siap dipublikasikan pada media informasi TPP Bima.

Selama ini, laporan harian pendamping desa lebih banyak berfungsi sebagai dokumen administrasi pelaksanaan tugas. Melalui SIPENA DESA, setiap laporan harian tidak hanya menjadi arsip kegiatan, tetapi juga diolah menjadi berita yang mampu mendokumentasikan proses pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pendampingan program, serta berbagai praktik baik yang terjadi di desa.

Sistem ini memanfaatkan ekosistem Google Workspace yang terdiri dari Google Sites sebagai portal layanan, Google Form sebagai media penginputan laporan, Google Spreadsheet sebagai basis data, Google Apps Script sebagai mesin otomatisasi penulisan berita, serta Blogger sebagai media publikasi. Seluruh proses berlangsung secara terintegrasi sehingga laporan yang dikirim oleh pendamping dapat diproses secara cepat, terdokumentasi dengan baik, dan dipublikasikan setelah melalui proses verifikasi oleh admin.

Berita yang dihasilkan SIPENA DESA disusun menggunakan prinsip jurnalistik 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, dan How) sehingga memiliki struktur yang jelas, mudah dipahami, dan memenuhi kaidah penulisan berita. Selain itu, sistem juga menggabungkan pernyataan (statement) dari narasumber atau pihak terkait serta foto kegiatan sebagai penguat informasi dan bukti visual atas kegiatan yang dilaksanakan di lapangan.

Kualitas Berita Sangat Ditentukan oleh Kualitas Input Pendamping / petugas

Hal terpenting yang perlu dipahami adalah bahwa SIPENA DESA bukanlah sistem yang menciptakan informasi baru, melainkan sistem yang mengolah informasi yang diberikan oleh pendamping desa dan Perangkat Desa. Oleh karena itu, kualitas berita yang dihasilkan akan sangat bergantung pada kualitas data yang diisikan pada Google Form.

Semakin lengkap, jelas, dan runtut jawaban yang ditulis oleh pendamping pada setiap unsur 5W+1H, maka semakin baik pula narasi berita yang dihasilkan secara otomatis. Sebaliknya, apabila informasi yang diinput singkat, tidak lengkap, atau kurang jelas, maka berita yang dihasilkan juga akan kurang informatif.

Dengan kata lain, berlaku prinsip sederhana:

"Kualitas berita mengikuti kualitas laporan yang ditulis oleh pendamping / Petugas."

Oleh karena itu, setiap pendamping / Petugas diharapkan mengisi Google Form secara cermat dengan memperhatikan setiap unsur berikut:

  • What (Apa): Menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan secara spesifik.
  • Who (Siapa): Menyebutkan pihak-pihak yang terlibat atau menjadi sasaran kegiatan.
  • When (Kapan): Menjelaskan waktu pelaksanaan kegiatan.
  • Where (Di mana): Menjelaskan lokasi kegiatan secara jelas.
  • Why (Mengapa): Menjelaskan tujuan, latar belakang, atau alasan kegiatan dilakukan.
  • How (Bagaimana): Menjelaskan proses pelaksanaan kegiatan serta hasil yang dicapai.

Selain unsur 5W+1H, pendamping juga perlu menuliskan statement atau kutipan dari kepala desa, masyarakat, ketua kelompok, atau pihak lain yang berkaitan dengan kegiatan. Kehadiran statement akan memperkuat isi berita karena memberikan sudut pandang langsung dari narasumber.

Dokumentasi foto juga menjadi bagian yang tidak kalah penting. Foto yang jelas, relevan, dan menggambarkan aktivitas di lapangan akan meningkatkan kualitas publikasi sekaligus menjadi bukti visual atas pelaksanaan kegiatan pendampingan.

baca hasil Berita inovasi SIPENA DESA :https://tppbima-indonesia.blogspot.com/2026/07/musdes-perencanaan-pembangunan-desa_02067741724.html

Alur Kerja SIPENA DESA

Pendamping Desa
        │
        ▼
Mengisi Google Form
(5W+1H + Statement + Foto)
        │
        ▼
Database Google Spreadsheet
        │
        ▼
SIPENA DESA
(Robot Penulis Berita)
        │
        ▼
Menyusun Berita Otomatis
        │
        ▼
Verifikasi Admin/Editor
        │
   ┌────┴────┐
   │         │
Disetujui  Revisi
   │         │
   ▼         ▼
Publikasi   Perbaikan
   │
   ▼
Website/Blog TPP Bima

SIPENA DESA diharapkan menjadi salah satu inovasi digital yang tidak hanya mempermudah penyusunan berita, tetapi juga meningkatkan budaya pelaporan, kualitas dokumentasi kegiatan, transparansi pelaksanaan pendampingan, serta publikasi berbagai praktik baik pembangunan desa. Melalui sistem ini, setiap aktivitas pendamping desa memiliki peluang untuk terdokumentasi, diketahui masyarakat luas, dan menjadi bagian dari rekam jejak pembangunan desa yang berkelanjutan. (bersambung dan semoga menjadi inspirasi)

Musdes Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2027 Resmi Digelar

By REDAKSI  —  17 July 2026 20:22  —  TPP BIMA NEWS

BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pemerintah Desa sangga  menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) perencanaan pembangunan untuk tahun anggaran 2027 guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa sangga ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan desa ke depan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menentukan masa depan desa. Suasana diskusi terlihat hidup saat setiap peserta memberikan masukan terkait program kerja mendatang. Hal ini membuktikan bahwa partisipasi aktif warga sangat diperlukan dalam proses demokrasi di tingkat desa.

Musyawarah ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terakomodasi dengan baik. Peserta yang hadir terdiri dari unsur masyarakat desa, Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Desa (LDK), serta pihak pemerintah kecamatan. Kehadiran perwakilan kecamatan bertujuan untuk memberikan arahan agar perencanaan desa selaras dengan program pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah desa dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan musyawarah ini. Melalui forum ini, setiap usulan akan dicatat dan dianalisis untuk menjadi prioritas pembangunan.

Tujuan utama dari pelaksanaan Musdes ini adalah sebagai instrumen resmi untuk menjaring aspirasi warga. Pemerintah desa menyadari bahwa perencanaan yang matang harus berlandaskan pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan program yang disusun tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Proses ini merupakan tahapan krusial dalam siklus perencanaan pembangunan desa yang transparan dan akuntabel. Hasil dari musyawarah ini nantinya akan dituangkan dalam dokumen perencanaan yang menjadi acuan kerja pemerintah desa.

Ketua BPD menyampaikan bahwa forum ini merupakan wadah penting bagi warga untuk menyuarakan kepentingan mereka. "Kami berharap melalui Musdes ini, masyarakat dapat menggunakan instrumen ini untuk memberikan masukan serta menyampaikan aspirasi yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat setempat," ujar Ketua BPD.

Pelaksanaan Musdes ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan komprehensif. Setiap usulan yang masuk akan dikaji kembali berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran desa. Dengan adanya perencanaan yang terstruktur, diharapkan pembangunan desa pada tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip keterbukaan dalam setiap tahapan pembangunan. Partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat akan menjadi modal utama dalam mewujudkan kemajuan desa yang berkelanjutan.

Sorotan Pendampingan Desa

Perkembangan usaha Budidaya ayam petelur Bumdes Gaya Baru Desa Hidirasa Kec. Wera

By REDAKSI  —  21 July 2026 13:48  —  TPP BIMA NEWS 121 VIEWS WhatsApp Facebook X Instagram ↗ Share BIMA | TPP BIMA BLOG NEWS — Pendamping ...