PADA MU NEGERI KAMI MENGABDI

Selamat datang di Blog Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Bima – Media informasi, Edukasi, koordinasi, dan publikasi kegiatan pendampingan desa.

Minggu, 30 November 2025

SDGs Desa Kembali Jadi Tema Sentral Nasional

 

Kemendes PDT Gelar FGD Implementasi Asta Cita ke-6  Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2024-2029

Jakarta, Kamis 27 November 2025 — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjadikan SDGs Desa sebagai tema sentral pembangunan nasional melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Implementasi SDGs Desa dalam Konteks Asta Cita ke-6 Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2024–2029.”

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Offroom Kantor Kementerian Desa PDT serta diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, dengan total peserta lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Pendamping Desa, Pemerintah Desa, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dari seluruh Indonesia.


IMPLEMENTASI  SDGS  KEDALAM  ASTA CITA  KE 6 PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN



Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan secara resmi dibuka oleh Menteri Desa PDT, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., serta ditutup pada pukul 16.00 WIB oleh Wakil Menteri Desa, Ir. H. Ahmad Riza Patria, MBA.

Dalam sambutan pembukaannya, Menteri Desa menegaskan bahwa Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan dari desa harus diwujudkan secara serius dan terukur. Arah kebijakan tersebut telah diterjemahkan ke dalam 12 Rencana Aksi Kementerian Desa PDT, yang seluruhnya membutuhkan basis data yang kuat dan akurat melalui pendataan SDGs Desa.

“Untuk menyukseskan Asta Cita ke-6, tidak ada cara lain selain menseriusi proses pendataan SDGs Desa sebagai fondasi utama perencanaan pembangunan desa,” tegas Menteri Desa dalam arahannya.

FGD ini menghadirkan sejumlah narasumber dari BAPPENAS, serta berbagai institusi akademik yang memberikan pandangan strategis terhadap penguatan SDGs Desa ke depan. Dari internal Kemendes PDT, turut menjadi narasumber antara lain:

  • Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si., CIGS

  • Drs. Samsul Widodo, MA, Dirjen PPDT

SDGS  DAN   SATU  DATA  INDONESIA



Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat struktural, staf di lingkungan Kementerian Desa PDT, serta berbagai kalangan pegiat desa dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun virtual.

Melalui forum diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini, diharapkan terjadi penguatan pemahaman dan sinergi nasional dalam mengimplementasikan SDGs Desa sebagai instrumen utama pembangunan desa yang inklusif.

FGD ini sekaligus menegaskan bahwa SDGs Desa bukan sekadar program administratif, tetapi merupakan arah pembangunan desa untuk mencapai kesejahteraan seluruh warga tanpa terkecuali, sejalan dengan prinsip global “Leave No One Behind.”

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam FGD ini, Kementerian Desa PDT optimistis bahwa tujuan besar membangun desa yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan sosial akan semakin nyata terwujud.

SDGS  DESA  DAN   SISTEM INFORMASI DESA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sorotan Pendampingan Desa

Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Kabupaten Bima Momentum Peringatan Hari Desa 2026

  Kabupaten Bima — Dalam rangka meningkatkan sinergi dan efektivitas pelaksanaan pendampingan desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kab...